Universitas Multimedia Nusantara

Universitas Multimedia Nusantara

https://www.youtube.com/watch?v=2c6AaoTDjKM

Program studi Teknik Fisika, Universitas Multimedia Nusantara (Prodi TF UMN) beroperasi setelah mendapatkan SK Pembukaan Program Studi Nomor 88/KPT/I/2016 pada Februari 2016. Tahun Akademik 2016/2017 menjadi tahun perdana Prodi TF UMN menerima mahasiswa baru dan dipastikan akan memiliki lulusan pada tahun 2020.

Pendirian Prodi TF UMN sendiri berangkat dari beberapa faktor dan inisiasi historis antara lain:

  1. UMN berkomitmen untuk menjadi kampus paling hijau di Indonesia. Hal ini telah dimulai dari infrastruktur kampus dengan konsep energy saving building, penghijauan kawasan, hingga kulturisasi pelestarian lingkungan. Beberapa pencapaian UMN dalam hal infrastruktur gedung/bangunan kampus telah dicapai melalui prestasi nasional maupun internasional, seperti Juara I Penghargaan Efisiensi Nasional (PEEN) 2013 dan Juara I ASEAN Energy Award 2014
  2. Secara nasional, Indonesia masih kekurangan sekitar 50.000 hingga 100.000 orang sebagai pelaku tenaga teknik (insinyur). UMN menanggapi hal ini dengan membuka prodi dibidang teknik yang diselaraskan dengan visi misi, infrastruktur serta ciri khas institusi.
  3. Pemerintah melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bapenas pada tahun 2017, mencanangkan ketahanan energi sebagai salah satu 10 Prioritas Nasional. Prioritas Nasional ini dibagi kembali menjadi 30 Program Prioritas Nasional. 2 di antara program tersebut adalah energi baru terbarukan dan konservasi energi serta pemenuhan kebutuhan energi.

Berdasarkan faktor-faktor di atas serta dari hasil tinjauan melalui forum yang diadakan oleh Badan Kerjasama Teknik Fisika (BKSTF) di Institut Teknologi 10 Nopember, Surabaya pada tahun 2015, UMN menanggapi kondisi tersebut dengan membuka prodi TF UMN yang memberikan peluang spesialisasi profesi relevan yang diperlukan industri serta masyarakat melalui keahlian bidang energi.

Lulusan Program Studi Teknik Fisika, UMN (TF-UMN) dengan fokus pada Manajemen Energi akan memiliki keahlian khusus dalam bidang energi dari sektor hulu hingga hilir.

  1. Pada sektor hulu, mahasiswa TF-UMN akan dibekali pemahaman teknologi energi baru dan terbarukan (EBT) mulai pada tahap konversi energi, instalasi dan operasional instrumentasi energi hingga tahap studi kelayakan.
  2. Pada sektor hilir, mahasiswa TF-UMN akan dibekali pemahaman untuk mengidentifikasi permasalahan sistem baik skala bangunan maupun industri, pada sistem termal seperti refrigrasi dan chiller, hingga sistem pencahayaan. Selain itu, mahasiswa turut mendapatkan keahlian dalam menggunakan Computational Fluid Dynamics (CFD), Building Information Modeling (BIM), pengukuran cerdas dan monitoring sistem energi berbasis teknologi ICT. Bekal keahlian ini akan beriringan dengan kemampuan audit dan konservasi energi terhadap pedoman fisika bangunan yang mengarah pada perancangan gedung/bangunan ramah lingkungan berkelanjutan dan berkinerja tinggi.

Atas dasar konsern tersebut, Program Studi TF-UMN memiliki fokus utama pada kompetensi manajemen energi. Pemilihan kompetensi ini tentu dilandasi oleh konsern utama UMN terhadap semakin menipisnya pasokan sumber-sumber energi tak terbarukan serta meningkatnya kesadaran akan penghematan penggunaan energi baik pada skala bangunan maupun